Kamis, 29 September 2016

Tips Lolos Beasiswa Unggulan Kemendikbud (Part 1)

Halo sahabat blogger semua, sudah lama rasanya saya tidak menyapa sahabat sekalian. maklumlah,,, agak sedikit sibuk (alibi hihihi). Kali ini saya akan berbagi pengalaman dengan sahabat blogger sekalian tentang pengalaman dan perjuangan saya untuk meraih Beasiswa Unggulan Kemendikbud. Tapi sebelumnya saya akan memperkenalkn dulu tentang program beasiswa ini, mungkin sahabat blogger saklaina masih ada yang belum tahu mengenai beasiswa ini.

Beasiswa Unggulan adalah salah satu program beasiswa yang dimiliki oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan yang berada dibawah naungan Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negri. Naah,, untuk lebih jelasnya tentang beasiswa ini, sahabat blogger bisa kepoin langsung dengan klik disini.

Selain itu ada beberapa kelebihan dari BU kemendibud, pertama: Beasiswa ini juga diperuntukkan bagi mahasiswa ON Going max. SEMESTER 3, jadi buat sahabat blogger sekalian yang udah kuliah dan ingin mendapatkan beasiswa jangan hawatir, BU solusinya :D. kedua: tidak seperti beasiswa lain yang menuntut score toefl yang tinggi, score toefl yang diminta oleh BU relatif terjangkaulah yakni min. 450.  
Oke, langsung saja deh biar gak bertele-tele, saya akan berbagi bagaimana caranya mendaftar Beasiswa Unggulan (BU).

1. Langkah Pertama, Registrasi Akun
Untuk mendaftar BU, sahabat sekalian harus mempunyai akun terlebih dahulu diportal website resmi BU Kemendikbud, naah untuk mendaftar sahabat blogger bisa langsung klik disini

2. Langkah Kedua, Mendaftar Beasiswa
Setelah sahabat Blogger mempunyai akun, sahabat blogger sudah bisa  mendaftar program BU. untuk mendaftar program beasiswa ini, sahabat blogger harus submit beberapa data dan mengunggah beberapa dokumen pribadi. Jadi saran saya, siap-siap deh semua data pribadi sahabat blogger discan, biar lebih gampang untuk mendaftar. PENTING, periksalah data sahabat blogger sebelum submit, karena jika telah submit, data tersebut tidak bisa diubah lagi.
Adapun beberpa dokumen yang dibutuhkan untuk mendaftar BU adalah sebagai berikut:
  • Foto resmi (jangan foto selfie ya sahabat blogger :D :D)
  • Scan KTP/KK/Pasport
  • Ijazah dan Transkip Nilai
  • Scan Sertifikat Nilai Kemampuan Bahasa (kalau untuk S2, score min. TOEFL ITP 450)
  • Scan Sertifikat Prestasi (jika mengikuti jalur Masyarakat Berprestasi)
  • Surat rekomendasi dari kampus (asal/tujuan)
  • Surat permohonan Beasiswa
  • Proposal Rencana Studi
3. Langkah Ketiga, Pantau terus perkembangan website Resmi BU Kemendikbud
Langkah ini sangat penting, karena dengan mengikuti perkembangan website resmi ini, sahabat bisa mengetahui perkembangan terlebih lagi jika ada pengumuman tahap selanjutnya. Jika sahabat lolos dalam seleksi adminstrasi maka sahabat blogger akan mendapatkan kartu peserta interview yang dapat diunduh diakun BU masing-masing.

4. Langkah keempat, Upload Rincian Biaya Kuliah
Setelah sahabat blogger sekalian dinyatakan lolos seleksi administrasi, selain mendapatkan kartu peserta interview, sahabat juga akan mendapatkan email dari BU kemendikbud yang isinya adalah intruksi lebih lanjut untuk mengunggah rincian Biaya kuliah dan Scan Rekening Tabungan diakun milik sahabat sekaligus undangan buat wawancara.
5. Langkah kelima, Interview
Pada sesi ini pastikan dokumen yang telah sahabat upload diportal resmi BU Kemendikbud dibawa semua  karena dalam proses ini akan dicek semua kelengkapan dokumen serta interview mengenai beberapa proposal Rencana Studi. Eit's... Jangan lupa banyak minta doa orang tua, sahabat dan semua kolega supaya sahabat bisa melakukan interviewnya  dengan percaya diri, Mantap dan lancar.

PENTING: dalam tahap ini, jangan lupa membawa Rincian Biaya Kuliah karena kebanyakan pada pengalama saya waktu interview, banyak para peserta yang lupa membawa dokumen ini, padahal dokumen ini sangat penting sebagai tolak ukur bagi kemendikbud untuk mengetahui berapa rincian biaya yang kita butuhkan. Dokumen ini bisa diminta dibagian akademik kampus masing-masing.
6.Langkah Terahir
Naah.. pada langkah terahir ini, sahabat sekalian tinggal menunggu dengan harap-harap cemas untuk menunggu pengumuman kelolosan. Jika sahabat blogger sekalian dinayatakan lolos, maka sahabat akan mendapatkan email pemeberitahuan resmi dari Bu kemendikbud
Untuk tahap terahir ini. sahabat sekalian jangan lupa perbanyak beroda ya,,karena usaha itu harus seimbang, usaha meteri dan usaha spiritual.

Sampai disinni dulu ya sahabat blogger, untuk part selanjutnya saya akan berbagi pengalaman dan trik untuk meraih beasiswa serta cara membuat proposal Rencana Studi yang baik.
Semoga SUKSES, Tot zien (See you) ;)

Salam Hangat

Aminuddin Hamid
(BU Awardee 2016 in Master Program of CRCS [Center for Religious and Cross-cultural Studies] Universitas Gadjah Mada Yogyakarta)

Minggu, 20 Maret 2016

Persamaan Mubtada' dan Khobar dengan Subject dan PV dalam Grammatika Bahasa Belanda

Sebagaimana dalam kaidah bahasa Arab yang dulu sempat saya pelajari ketika masih berada dilingkungan pesantren, saya menemukan istilah "mubtada'" dan "khobar" yang–setidaknya menurut saya–mempunyai beberapa kesamaan dengan istilah "Subject" dan "PV" (persoonvorm) dalam grammatika bahasa Belanda.

Baik mubtada’ dan khobar maupun subject dan PV adalah pasangan yang mempunyai peranan sangat penting dalam susunan kalimat pada masing-masing aturan grammatika bahasa. Mubtada’ selalu membutuhkan khobar untuk melengkapi eksistensinya dalam sebuah kalimat sehingga sebuah kalimat menjadi kalimat yang sempurna. Begitu juga subject, dia selalu membutuhkan PV untuk membentuk struktur kalimat yang benar. Meskipun mubtada’ tidak selalu bergandengan bersama dengan khobar sebagaimana kaidah dasar subject dan pv yang selalu selalu berdampingan.

Dalam bahasa Arab terdapat sebuah istilah yang ditujukan bagi sebuah susunan pola kalimat, yakni khobar muqoddam (khobar yang didahulakan) dan mubtada’ muakhor (mubtada’ yang diahirkan), kaidah tersebut juga terdapat dalam grammatika bahasa belanda yang biasa disebut dengan pola inversi. Subject yang lazimnya–dalam susunan kalimat sederhana–selalu didahulukan akan tetapi ketika yang menjadi permulaan sebuah kalimat adalah kata keterangan (termasuk bagian dari sitilah de rest), maka subject terpaksa harus bergeser kebelakang PV dan secara otomatis PV berada didepannya. Meskipun demikian dalam susunan inversi, subject dan pv tetap selalu berdampingan mesra bersama dan tidak boleh dipisahkan oleh kata atau kalimat lain.

Begitu pula jika dalam kaidah grammatika bahasa Arab, keharmonisan mubtada’ khobar bisa dan seringkali diganggu oleh oknum-oknum tertentu seperti kaana, inna, dhonna waakhowatuhum; Dalam tatanan subject dan PV pun hal yang demikian juga terjadi. Keharmonisan kebersamaan keduanya seringkali rusak disebabkan seperti kata omdat dan sejenisnya (nadat, zodat, daarna dll.). Akan tetapi jika dalam bahasa arab, keharmonisan mubtada’ dan khobar ketika diganggu oleh oknum-oknum yang telah saya sebut tadi, dampaknya hanya berpengaruh kepada perubahan bunyi-harokah-ahir sebuah kata, berbeda halnya dampak atau efek yang ditimbulkan oleh omdat wa akhowatuha yang mengaharuskan subject dan PV dipisahkan. PV harus ditempatkan diujung ahir sebuah kalimat dan anatar keduanya harus dipisah oleh berbaris-baris kata jika tidak ada preposisi dalam kalimat tersebut.

Dua hal itulah yang menjadi kesamaan–lagi-lagi menurut saya–antara mubtada’ dan khobar dalam grammatika bahasa Arab dengan subject dan PV dalam grammatika bahasa Belanda. Tetapi tidak menutup kemungkinan masih ada banyak kesamaan lagi selain dua hal diatas atau bahkan ketika dikaji secara lebih mendalam ternyata tidak ada kesamaan diantara keduanya dan keduanya tidak bisa disamakan, karena kesamaan tersebut hanyalah sekedar analisa subjektif saya yang tentunya terbatas oleh kapasitas pengetahuan saya yang masih perlu belajar lebih banyak. Dan ilmu pengetahuan–termasuk bidang linguistik–tidaklah sesuatu yang statis, dia akan terus berkembang sehinga memunculkna pengetahun-pengetahuan baru dikemudian hari.

Kamis, 04 Februari 2016

Meriam Porno Kota Tua Jakarta


Simbol unik Meriam "Si Jagur"
Sabtu pagi di ahir bulan Januari tepatnya tanggal 30 saya berasama dua  orang teman (Dawam dan Izah) pergi menuju kawasan wisata Kota Tua Jakarta (Batavia). Kami bertiga pergi kesana tidak sekedar untuk vakantie (b.belanda) mengisi ahir pekan, tapi kami bertujuan untuk membuat film pendek sebagai tugas kuliah yang diberikan oleh salah satu dosen. “Sambil menyelam minum air” tak apa lah.
Tugas kami tidak mudah dan tidak bisa juga dikatakan mudah karena kami harus membuat film pendek ini dengan bahasa belanda sebagai bahasa pengantarnya sesuai studi yang sedang kami tempuh yakni program shortcourse studi bahasa belanda yang diselenggarakan oleh KEMENAG RI bekerjasama denga Universitas Indonesia. Kami memilih kawasan wisata Kota Tua Jakarta tentunya bukanlah tanpa alasan. Kami menganggap bahwa tempat ini adalah tempat yang sangat cocok untuk dijadikan sebagai latar film karena suasana dan kondisi Kota Tua Jakarta yang disana terdapat banyak peninggalan masa kolonial Belanda terutama arsitek gedung-gedung has masa Belanda. Disana juga teradapat Museum Fatahillah, Museum Bank Indonesia, Museum Wayang, dll.

Dari sekian banyak objek wisata yang kami jumpai ada satu objek yang membuat kami sangat tertarik. Objek tersebut adalah meriam yang bernama "si Jagur". Berdasarkan sejarah, si jagur dulunya adalah meriam milik tentara Portugis yang di produksi dikota di Macao, Cina oleh pabrik senjata "St. Jago de Barra". Meriam seberat 3,5 ton atau 24 pound dari perunggu ini dulu ditempatkan di Malaka guna memperkuat pertahanan Portugis dari serangan musuh terutama tentara VOC yang ada diwilayah Indonesia. Tapi setelah kekalahn portugis, meriam ini kemudian diboyong oleh VOC ke Batavia. singkat cerita meriam ini kemudian ditempatkan di Benteng Batavia (Kasteel Batavia) untuk menjaga pelabuhan dan kota. Setelah Kasteel Batavia dihancurkan oleh Daendels tahun 1809, si Jagur dipindahkan ke Museum Oud Batavia (Museum Wayang) dan secara otomatis si Jagur sudah tidak diguanakan sebagai mana fungsi awalnya dan sampai sekarang meriam tua ini menjadi koleksi Museum di Kota Tua Jakarta.
Meriam Si Jagur "EX ME IPSA RENATA SUM"
Pada saat kami bertiga berkunjung kesana, meriam tersebut letaknya tidak lagi didalam museum, tetapi terletak dilapangan terbuka depan Museum Fatahillah. jika sahabat sekalian berkunjung kesana maka sahabat sekalian akan langsung bisa melihatnya.
Hal yang menarik dari meriam ini sehingga membuat kami takjub ialah modelnya yang tidak lazim, pada bagian belakangnya terdapat sebuah simbol-yang bisa dikatakan-porno hehe. Simbol tersebut berbentuk kepalan tangan dengan ibu jari diapit oleh jari telunjuk dan jari tengah. Konon menurut mitosnya meriam ini sangatlah keramat karena sudah terbukti banyak wanita yang divonis mandul oleh kalangan medis kemudian mereka mendatangi meriam ini dan memeluk bagian yang menurut saya aneh dan menarik tersebut, kemudian bisa mempunyai anak. "De God is weetst allen"*
Tidak hanya itu, keunikan lain dari meriam ini adalah adanya ukiran yang juga terdapat dibagian belakang membentuk tulisan "EX ME IPSA RENATA SUM" yang berati "DARI DIRIKU SENDIRI AKU TERLAHIR".Ya.. memang begitulah adanya, meriam ini memang terbuat dari dari, "bagaimana bisa dan bagaimana maksutnya ??" mungkin pertanyaan itulah yang pertama kali muncul dalam benak sahabat sekalian.
Tulisan tersebut menunjukkan bahwa memang meriam ini dahulu dibuat dari meriam juga. Ada 16 meriam yang digunakan sebagai bahannya, maka dari itu pada meriam tersebut juga terdapat
ukiran angka latin  "X + V + I = XVI yang jika dijumlahkan hasilnya adalah 16. naah bagaimana, keren kaaan ?


*Hanya Tuhan yang paling mengerti (Bahasa Belanda)

Sabtu, 16 Januari 2016

Sesama Saudara Muslim Jangan Ribut

Mereka yang benci kepada kita (muslim) sudah punya lebih dari segudang strategi untuk mengahancurkan rumah (Islam) hingga luluh lantah rata dengan tanah, sedangkan kita yang hidup sebagai saudara dan satu keluarga tinggal serumah pula, masih saja meributkan mana menu makanan FURU'IYAH ysng BENAR untuk kesehatan dan saling klaim bahwa kamar masing-masing yang paling BENAR untuk meninabobokkan dalam kenyamanan (surga) dihari mendatang.
Saya menghela nafas panjang dan mengelus dada, se-EGOIS itukah kita sebagai keluarga, sekejam itukah kita terhadap sesama saudara. Padahal seingat saya tetua kita sang kepala keluarga, Muhammad, yang dulu bersusah payah -bahkan rela terusir dari tanah kelahirannya- membangun rumah dan keluarga ini berpesan dengan tegas المؤمن أخ المؤمن "sesama muslim adalah saudara".
Tidakkah seharusnya kita yang tinggal satu atap bahu membahu menghadang dan melawan serangan ribuan kavaleri pasukan yang siap menghantam dan meratakan dengan rumah kita dengan tanah, dan saya rasa kalau hanya dengan meratakan dengan tanah mereka masih tidak akan puas, lebih tepatnya menimbun rumah kita dan kita yang ada didalamnya kedalam tanah tanpa batu nisan diatasnya.
Huuuft.. Lagi-lagi saya dipaksa untuk menghela nafas panjang dan mengelus dada. Berusaha menenangkan diri seakan ada mahluk kecil yang saya sendiri tak tahu bagaimana wujudnya, tapi yang pasti dia selalu menimbulkan kegelisahan saat saya memikirkan rumah indah kita, warisan dari Manusia paling mulia "al Basyar Laa Kalbasyar" yang akan luluh lantah jika kita semua sebagai penghuninya masih saja bersikap seperti yang telah saya ceritakan kepada pembaca sekalian.
Andaisaja kita sesama saudara muslim bisa saling menghormati, menghargai dan saling bertoleransi. Membuang jauh sifat egois, klaim kebenaran, keinginan untuk masuk surga sendiri dengan mengkafirkan dan menhalalkan darah sesama saudara kita yang tidak sepaham dengan menggunakan cara "BOM bunuh" diri dan semacamnya, maka agaknya saya akan merasa lega dan saya tidak harus lagi menghela nafas panjang dan mengelus dada seperti biasanya.
.
Dibawah pohon rindang FIB UI Depok, 17 Januari 2016, menulis sambil berulangkali menghela nafas dan mengelus dada.

Aminuddin Hamid

Jumat, 15 Januari 2016

Komitmen pada Tujuan, Kunci Keberhasilan

Salah satu kunci keberhasilah adalah "komitmen".
Satu kata yang cukup simple dan mudah untuk diucapkan tetapi tidaklah  sesimple dan semudah itu untuk diaplikasikan.
Untuk tetap bisa melangkah kedepan meraih apa yang kita inginkan, kita harus berkomitmen untuk fokus pada tujuan, komitmen untuk tetap berdiri saat terjatuh, komitmen untuk tetap melangkah meski jalan terjal bahkan jalan buntu yang ada dihadapan kita.
Bagaimana pun caranya kita harus berkomitmen, jika jalan didepan terjal, kita harus kuatkan diri untuk tetap bisa berjalan dijalurnya, jika jalan dihadapan kita buntu, kita harus tetap berkomitmen untuk tidak mundur ke belakang, carilah solusi kita tetep bisa melewatinya.
Jika kita sudah mempunyai komitmen yang kuat terhadap diri sendiri, apapun rintangan tersebut tanpa pikir panjang otak akan langsung berpikir mencari jalan keluar yang kreatif, inovatif dan bahkan GILA,,, karena kita sudah berkomitmen untuk tetap melangkah dan tidak akan berhenti kecuali digaris finish yang telah kita tentukan sendiri (tujuan)

Rabu, 13 Januari 2016

Motivasi 1 (Ciptakan Balance)

HALO SAHABAT !!
Bagaiamana kabar dan kondisimu saat ini, masih sehat kan ?
Layaknya sebuah kapal yang akan berlayar, kondisi fisik kapal haruslah dalam keadaan stabil dan fit, jangan sampai ada kerusakan.
Para ABK pun pastinya akan memeriksa keadaan fisik kapal, karena mereka tidak mau kecolongan dalam perjalanan dengan mendapatkan masalah besar yang sebenarnya itu hanyalah persoalan kecil dan ahirnya menjadi besar karena faktor keadaan fisik kapal yang tidak normal dan terlalu dipaksakan.
Kondisi kapal yang fit diperlukan untuk menyeberang lautan, memecah ombak dan menahan hantaman badai dan gelombang. Dan hal itu tentunya didalangi oleh si pengemudi sosok Nahkoda yang handal, tahan banting, bermental baja dan terahir yang paling penting adalah berjiwa pemimpin yang bertanggug jawab. Bertanggung jawab terhadap anak buah dan bertanggung jawab terhadap kondisi kapal.
Setidaknya seperti itulah yang bisa saya gambarkan untuk sahabat sekalian dalam berusaha dan berjuang untuk mewujudkan mimpi dan meraih kesuksesan, sebelum mengambil langkah di garis start untuk berlari mewujudkan mimpi, sahabat sekalian haruslah mempunyai persiapan yang matang baik dari segi fisik maupun kapabilitas (meskipun skill dan kapabilitas bisa terbentuk melalui proses) yang mumpuni. Terkadang banyak yang sahabat-sahabat kita yang berjuang untuk menggapai mimpi akan tetapi tidak telalu memperhatikan kondisi kesehatan.
Padahal jiwa yang sehat terdapat dalam jasmani yang sehat. ketika dalam perjalanan sahabat terkena sakit, maka secara otomatis perjuangan sahabat pastinya juga akan pause untuk sementara waktu. Maka jangan lupa untuk tetap menjaga kondisi kesehatan dengan berolahraga, memberikan hak anggota tubuh sebagaimana mestinya, mereka berhak untuk mendapatkan kesehatan dan tidak hanya kita tuntut mengerjakan kewajiban dengan berjuang dan berjuang.
Harus ada keseimbangan antara jiwa dan raga, spirit untuk terus melangkah harus tetap tertancap dalam dalam dijiwa seorang pejuang.
Jatuh, bangun; Jatuh lagi, bangun lagi; Jatuh lagi; bangun lagi; Terjatuh lagi dan lagi; Lagi-lagi tetap bangun; Jatuh untuk yang kesekian kali; Tetap bangun untuk tetap melangkahkan kaki. Mental baja (atau mungkin bisa dikatakan bandel) harus dimiliki, tak usah pedulikan omongan orang. biarkan mereka mengejek kita, biarkan mereka mau berkata apa. dan jika kau mendapatkan hinaan, itu menunjukkan bahwa kau memang cocok untuk menjadi seorang pejuang dan tinggal menunggu hari meraih kesuksesan asalkan kau mau bersabar dan konsisten dalam garis perjuangan.
Biarkan mereka mengejekmu sampai tiba waktunya ejekan itu akan tercekat dimulut mereka tanpa kau balas. Nikmatilah prosesmu, nikmatilah kelelahan mu.  “Berlelah lelah lah hingga kelelahan itu menyerah untuk menghinggapimu”.
Tetap optimis dan fokus, ciptakan balance (keseimbangan) antar jiwa dan raga, estetika dan logika. Maka kau kan temukan jalannya.
"Nikmat hidup adalah pada fase dimana kita berjuang mewujudkan mimpi dan cita-cita” (Aminuddin Hamid)
salam semangat sahabat, STERKTE !!
Depok, 14 Januari 2016


Aminuddin Hamid

Selasa, 12 Januari 2016

Belanda Negeri Van Orange

Apa yang terlintas dipikaran sahabat sekalian jika kita mendengar kata  “Nederland” ? satu nama Negara yang biasa kita kenal dengan nama Belanda. Jika boleh berasumsi mungkin  dalam benak sahabat sekalian pastinya langsung terbersit tentang kincir angin, dam, wisata, warna orange, tentunya kata penjajah VOC juga tidak akan bisa lepas dari benak kita sebagai warga negara Indonesia.
Belanda adalah salah satu Negara di eropa barat berbentuk kerajaan dan terdiri dari 12 provinsi. Secara geografis wilayahnya berbatasan dengan laut utara di utara, dan barat, Belgia di selatan, dan Jerman di timur, dan berbagi perbatasan bahari dengan Belgia, Jerman, dan Britania Raya. Letak datarannya rata-rata berada dibawah permukaan air, yakni sekitar 20% dari keseluruhan wilayahnya.
Banyak hal menarik tentang Negara yang identik dengan warna orange ini baik dari segi budaya, pendidikan dan sejarah. Dalam hal sejarah Belanda mempunyai kaitan erat dengan Indonesia, karena Negara kita Indonesia pernah dijajah selama sekitar 350 tahun. Belanda baru mengakui kemerdekaan Indonesia pada tahun 1949, lima tahun setelah Indonesia memproklamirkan diri sebagai negara merdeka.


Dilihat dari segi kebudayaan dan pendidikan, Negeri kincir angin ini sederet nama tokoh seniman terkenal yang mentorehkan namanya dijajaran seniman dunia, terutama pada masa abad ke-17 yang pada saat itu merupakan zaman  “Maestro Belanda”. Misalnya Rembrandt van Rijn, Johannes VermeerJan SteenJacob van Ruysdael adalah jajaran nama pelukis terkenal asal Belanda abad ke-17. Sedangkan pada masa abad ke-19 dan ke-20 pelukis Belanda yang terkenal adalah Vincent van Gogh, dan Piet MondriaanM.C. Escher seorang seniman grafika terkenal. Bagi sahabat sekalian yang bergelut dengan dunia filsafat tentunya nama Erasmuz dan Spinosa bukanlah nama yang asing lagi. Tidak hanya itu, hal yang juga menarik adalah semua karya besar filsuf besar dunia berkebangsaan Prancis Rene Descartes dirampungkan di Belanda. Jika berbicara tentang astronomi sahabat juga pasti kenal dengan  ilmuwan Belanda Christiaan Huygens (1629–1695) sang penemu bulan SaturnusTitan. Selain itu masih banyak ilmuan, seniman dan tokoh-tokoh  dunia lainnya yang berkebangsaan belanda.
Universitas-universitas di Belanda juga tidak kalah terkenalnya dengan tokoh tokoh yang saya sebutkan diatas. Salah satunya ialah Leiden University, kampus yang sangat recommended bagi para pelajar (hususnya Indonesia) yang ingin menempuh studi berkaitan dengan literatur atau sejarah. Hal itu dikarenakan perpusatakaan Leiden University memiliki koleksi terbesar diseluruh dunia tentang Indonesia. Benda-benda yang disimpan disana meliputi sekitar 5,200,000 volume, 1,000,000 e-book, 20,000 serial saat ini, 40,000 e-jurnal, 60,000 manuskrip Barat dan Timur, 500,000 pesan, 100,000 peta, 100,000 cetakan, 12,000 gambar dan 300,000 foto.
Waaau, sahabat sekalian bisa membayangkan. jumlah koleksi literature yang fantastis bukan??


Minggu, 22 November 2015

KIPP Gresik Ajak Masyarakat Sukseskan Pilkada 2015 Bersih Berkualitas Tanpa Money Politik

Gresik-Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) kabupaten Gresik mengadakan aksi damai pada Minggu pagi (22/11) di Car Free Day yang bertempat disepanjang jalan Jaksa Agung Gresik.
Aksi damai tersebut dimulai dengan orasi dan sebagian peserta membagikan bunga dan selebaran kepada masyarakat dilokasi yang isinya adalah ajakan untuk turut ambil bagian dalam mensukseskan pilkada. Aminuddin Hamid dalam orasinya mengajak masyarakat berbondong-bondong menuju TPS pada tanggal 9 Desember untuk menggunakan hak pilih dan menolak money politic. Masyarakat pun dengan sangat antusias menyambutnya.  Mereka kemudian dengan sukarela turut berpartisipasi membubuhkan tanda tangan sebagai bentuk dukungan.
Habibur Rohman selaku Ketua Umum KIPP Gresik menjelaskan bahwa aksi ini terselenggara sebagai bentuk kepedulian KIPP Gresik bersama masyarakat yang tergabung dalam Forum Masyarakat Cinta Damai (Formacida) kabupaten Gresik terhadap proses demokrasi di Indonesia, hususnya dikabupaten Gresik. Lebih lanjut dia menegaskan "Ini adalah momen yang sangat penting bagi warga Gresik untuk turut serta berpartisipasi dalam mensukseskan pilkada Gresik yang bersih tanpa money politic serta menentukan calon pemimpin yang akan memimpin kabupaten Gresik selama lima tahun kedepan" ujarnya.

Diharapkan dengan adanya aksi damai ini kedepannya akan terwujud pilkada bersih berkualitas dan pemilih Cerdas./am
Aksi damai KIPP Gresik di depan ribuan warga Gresik

pseserta aksi damai menyampaikan orasinya kepda masyarakat

Pilkada Damai Tanggung Jawab Kita Bersama

Peserta membagikan bunga dan selebaran kepada masyarakat


Jumat, 20 November 2015

Gresik rumah Ku 4 (Warisan Budaya)

Foto Rumah dikawasan Kampung Kemasan Gresik denga Gaya Arsitektur yang Has
Gresik tak hanya memiliki pabrik-pabrik. Jejak peradapan lampau yang telah dicapai masyarakat Gresik masih bisa dilihat. Dan menjadi warisan yang tak ternilai harganya. Warisan ini tak lain gedung-gedung dan kawasan kota lama yang memiliki arsitektur khas.
Seperti kawasan kota tua di Kampung Kemasan. Beberapa waktu lalu, kampung ini menjadi objek Jelajah Arsitektur dalam rangka kegiatan HUT 50 Jurusan Arsitektur ITS Surabaya.
Kampung Kemasan telah berdiri sejak Tahun 1853.  Disebut Kemasan karena ada warga kala itu seorang turunan Cina yang bernama Bak Liong yang mempunyai keterampilan membuat kerajinan dari emas.  keterampilannya ini menjadikan dia terkenal dan banyak penduduk yang datang untuk membuat atau memperbaiki perhiasannya. Sejak itu kawasan yang ditempati ini dinamakan Kampung Kemasan (tukang emas).
Pada tahun 1855, H. Oemar bin Ahmad yang dikenal sebagai pedagang Kulit mendirikan sebuah rumah di kawasan ini. Disamping pedagang kulit beliapun berusaha dalam penangkaran burung Walet.Tahun 1861 setelah usaha kulitnya semakin maju, beliapun mendirikan dua buah rumah lagi yang terletak disebelah kiri rumahnya yang pertama.
Dari hasil pabrik Penyamakan kulit dan ditambah dari hasil penjualan liur walet, keluarga turunan H. Oemar bin Ahmad ini berhasil mendirikan sederetan rumah di Kampung Kemasan yang saling berhadapan. Arsitektur rumah tinggal di kampung kemasan mendapat pengaruh dari kebudayaan-kebudayaan asing yang terlihat baik dari bentuk, ruang, elemen, ornamen maupun makna simbolik yang berada didalamnya.
Gaya Arsitektur lain yang juga cukup menarik
Wisatawan Berkunjung ke Kampung Kampung