Rabu, 13 Januari 2016

Motivasi 1 (Ciptakan Balance)

HALO SAHABAT !!
Bagaiamana kabar dan kondisimu saat ini, masih sehat kan ?
Layaknya sebuah kapal yang akan berlayar, kondisi fisik kapal haruslah dalam keadaan stabil dan fit, jangan sampai ada kerusakan.
Para ABK pun pastinya akan memeriksa keadaan fisik kapal, karena mereka tidak mau kecolongan dalam perjalanan dengan mendapatkan masalah besar yang sebenarnya itu hanyalah persoalan kecil dan ahirnya menjadi besar karena faktor keadaan fisik kapal yang tidak normal dan terlalu dipaksakan.
Kondisi kapal yang fit diperlukan untuk menyeberang lautan, memecah ombak dan menahan hantaman badai dan gelombang. Dan hal itu tentunya didalangi oleh si pengemudi sosok Nahkoda yang handal, tahan banting, bermental baja dan terahir yang paling penting adalah berjiwa pemimpin yang bertanggug jawab. Bertanggung jawab terhadap anak buah dan bertanggung jawab terhadap kondisi kapal.
Setidaknya seperti itulah yang bisa saya gambarkan untuk sahabat sekalian dalam berusaha dan berjuang untuk mewujudkan mimpi dan meraih kesuksesan, sebelum mengambil langkah di garis start untuk berlari mewujudkan mimpi, sahabat sekalian haruslah mempunyai persiapan yang matang baik dari segi fisik maupun kapabilitas (meskipun skill dan kapabilitas bisa terbentuk melalui proses) yang mumpuni. Terkadang banyak yang sahabat-sahabat kita yang berjuang untuk menggapai mimpi akan tetapi tidak telalu memperhatikan kondisi kesehatan.
Padahal jiwa yang sehat terdapat dalam jasmani yang sehat. ketika dalam perjalanan sahabat terkena sakit, maka secara otomatis perjuangan sahabat pastinya juga akan pause untuk sementara waktu. Maka jangan lupa untuk tetap menjaga kondisi kesehatan dengan berolahraga, memberikan hak anggota tubuh sebagaimana mestinya, mereka berhak untuk mendapatkan kesehatan dan tidak hanya kita tuntut mengerjakan kewajiban dengan berjuang dan berjuang.
Harus ada keseimbangan antara jiwa dan raga, spirit untuk terus melangkah harus tetap tertancap dalam dalam dijiwa seorang pejuang.
Jatuh, bangun; Jatuh lagi, bangun lagi; Jatuh lagi; bangun lagi; Terjatuh lagi dan lagi; Lagi-lagi tetap bangun; Jatuh untuk yang kesekian kali; Tetap bangun untuk tetap melangkahkan kaki. Mental baja (atau mungkin bisa dikatakan bandel) harus dimiliki, tak usah pedulikan omongan orang. biarkan mereka mengejek kita, biarkan mereka mau berkata apa. dan jika kau mendapatkan hinaan, itu menunjukkan bahwa kau memang cocok untuk menjadi seorang pejuang dan tinggal menunggu hari meraih kesuksesan asalkan kau mau bersabar dan konsisten dalam garis perjuangan.
Biarkan mereka mengejekmu sampai tiba waktunya ejekan itu akan tercekat dimulut mereka tanpa kau balas. Nikmatilah prosesmu, nikmatilah kelelahan mu.  “Berlelah lelah lah hingga kelelahan itu menyerah untuk menghinggapimu”.
Tetap optimis dan fokus, ciptakan balance (keseimbangan) antar jiwa dan raga, estetika dan logika. Maka kau kan temukan jalannya.
"Nikmat hidup adalah pada fase dimana kita berjuang mewujudkan mimpi dan cita-cita” (Aminuddin Hamid)
salam semangat sahabat, STERKTE !!
Depok, 14 Januari 2016


Aminuddin Hamid

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih sudah berkunjung di Blog kami