Bagaiamana
kabar dan kondisimu saat ini, masih sehat kan ?
Layaknya
sebuah kapal yang akan berlayar, kondisi fisik kapal haruslah dalam keadaan
stabil dan fit, jangan sampai ada kerusakan.
Para
ABK pun pastinya akan memeriksa keadaan fisik kapal, karena mereka tidak mau
kecolongan dalam perjalanan dengan mendapatkan masalah besar yang sebenarnya
itu hanyalah persoalan kecil dan ahirnya menjadi besar karena faktor keadaan
fisik kapal yang tidak normal dan terlalu dipaksakan.
Kondisi
kapal yang fit diperlukan untuk menyeberang lautan, memecah ombak dan menahan
hantaman badai dan gelombang. Dan hal itu tentunya didalangi oleh si pengemudi
sosok Nahkoda yang handal, tahan banting, bermental baja dan terahir yang
paling penting adalah berjiwa pemimpin yang bertanggug jawab. Bertanggung jawab
terhadap anak buah dan bertanggung jawab terhadap kondisi kapal.
Setidaknya
seperti itulah yang bisa saya gambarkan untuk sahabat sekalian dalam berusaha
dan berjuang untuk mewujudkan mimpi dan meraih kesuksesan, sebelum mengambil
langkah di garis start untuk berlari mewujudkan mimpi, sahabat sekalian
haruslah mempunyai persiapan yang matang baik dari segi fisik maupun
kapabilitas (meskipun skill dan kapabilitas bisa terbentuk melalui proses) yang
mumpuni. Terkadang banyak yang sahabat-sahabat kita yang berjuang untuk menggapai
mimpi akan tetapi tidak telalu memperhatikan kondisi kesehatan.
Padahal
jiwa yang sehat terdapat dalam jasmani yang sehat. ketika dalam perjalanan
sahabat terkena sakit, maka secara otomatis perjuangan sahabat pastinya juga
akan pause untuk sementara waktu. Maka jangan lupa untuk tetap menjaga kondisi
kesehatan dengan berolahraga, memberikan hak anggota tubuh sebagaimana
mestinya, mereka berhak untuk mendapatkan kesehatan dan tidak hanya kita tuntut
mengerjakan kewajiban dengan berjuang dan berjuang.
Harus
ada keseimbangan antara jiwa dan raga, spirit untuk terus melangkah harus tetap
tertancap dalam dalam dijiwa seorang pejuang.
Jatuh,
bangun; Jatuh lagi, bangun lagi; Jatuh lagi; bangun lagi; Terjatuh lagi dan
lagi; Lagi-lagi tetap bangun; Jatuh untuk yang kesekian kali; Tetap bangun
untuk tetap melangkahkan kaki. Mental baja (atau mungkin bisa dikatakan bandel)
harus dimiliki, tak usah pedulikan omongan orang. biarkan mereka mengejek kita,
biarkan mereka mau berkata apa. dan jika kau mendapatkan hinaan, itu menunjukkan
bahwa kau memang cocok untuk menjadi seorang pejuang dan tinggal menunggu hari
meraih kesuksesan asalkan kau mau bersabar dan konsisten dalam garis
perjuangan.
Biarkan
mereka mengejekmu sampai tiba waktunya ejekan itu akan tercekat dimulut mereka
tanpa kau balas. Nikmatilah prosesmu, nikmatilah kelelahan mu. “Berlelah lelah lah hingga kelelahan itu
menyerah untuk menghinggapimu”.
Tetap
optimis dan fokus, ciptakan balance (keseimbangan) antar jiwa dan raga,
estetika dan logika. Maka kau kan temukan jalannya.
"Nikmat
hidup adalah pada fase dimana kita berjuang mewujudkan mimpi dan cita-cita” (Aminuddin
Hamid)
salam
semangat sahabat, STERKTE !!
Depok, 14 Januari 2016
Aminuddin Hamid
0 komentar:
Posting Komentar
Terimakasih sudah berkunjung di Blog kami